| Hiu |
Hiu Yang Harus Dilestarikan
Hiu
merupakan predator tingkat pertama, ia berada di puncak rantai makanan di
laut,ia menjaga agar ekosistem lau dapat seimbang.Caranya, dengan mengatur
hewan mangsa yang akan ia makan, dengan cara, Pertama hiu akan memilih
ikan-ikan yang telah lemahdan sakit untuk di mangsa sehingga hanya menyisakan
hewan-hewan yang sehat agarbertahan hidup di alam.Kedua hiu akan memangsa hewan
yang memiliki populasi yang banyak di alam, sehinggatidak ada hewan yang
berlebihan di alam.Nah..! coba bayangkan jika hiu ini tidak di jaga dan
akhirnya punah maka tentu saja hewan-hewan yang banyak ini tidak akan
terkontrol, maka akan berdampak bagi ekosistem di laut yang menjadi tidak
seimbang.
Ratusan Jenis Hiu
Di
dunia diperkirakan jumlah hiu sekitar 500 jenis. Sedangkan di Indonesia
tercatat ada sekitar 118 jenis hiu dan kemungkinan akan terus bertambah karena
terus di lakukannya penelitian di Indonesia. Jenis-jenis hiu paling beragam di
temuakan di perairan Samudera Hindia. Misalnya di bagian selatan Pulau Jawa,
Nusa Tenggara Timur, dan bagian barat Sumatera. Hiu-hiu di Indonesia hidup
di daerah pantai hingga laut dalam. Ada
berbagai jenis hiu diantaranya Hiu Paus, Hiu Tokek, Hiu Monyet yang berekor
panjang, dan sebagainya. Akan sangat di sayangkan jika tentu hiu-hiu ini punah.
Hiu Terancam Punah
Di
Indonesia hiu semakin menurun, penyebabnya seperti, habitatnya terganggu oleh
manusia, kerusakan lingkungan, dan penangkapan yang berlebihan. Hiu yang paling
terancam punah adalah hiu yang hidup hanya di wilayah tertentu misalnya ; Carharhinus
borneensis yang hanya di temuakan di perariran Kalimantan .
Lalu, hiu yang hidup di air tawar seperti Glyphis dan Lamiopsis Tephrodes. Atau
hiu yang hidup di perairan pantai, Misalnya Hiu martil.Ada pula hiu yang di
perkirakan sudah punah, salah satunya Carcharhinus Hemiodon di sekitar Laut
Jawa, hingga kini hiu tersebut tidak di temukan lagi.
Syarat Hiu Ditangkap
Hiu
dapat di tangkap serta di manfaatkan dengan syarat khusus yakni dalam menagkap
hiu harus memperhatikan dari segi usia hiu tersebut tidak boleh menangkap hiu
yang masih anak-anak atau belum dewasa, serta harus memperhatikan kapan hiu
betina memproduksi serta berapa anak yang akan di hasilkannya. Dengan begitu
populasi hiu dapat terkontrol dengan memperhatikan segi jumlah yang boleh di
tangkap serta waktu penangkapan.
Hiu Hidup Lebih Berharga
Hiu
lebih tinggi nilainya jika dalam keadaan hidup daripada dalam keadaan mati.
Karena jika hiu terus dijaga kelestariannya maka akan dapat terus di manfaatkan
hingga masa yang mendatang. Dan juga hiu yang hidup dapat menarik parawisatawan
untuk datang, dan mereka tentu akan terpesona melihat hiu-hiu di Inndonesia,
dan akan mengakibatkan majunya sektor pariwisata
Hiu Sebagai Korban Lebih
Banyak
Lebih
banyak hiu yang terluka atau mati karena manusia daripada manusia yang
meninggal atau terluka karena serangan hiu. Maksudnya jika manusia dalam
berburu hiu tidak cukup satu hiu mungkin bisa puluhan hingga ratusan hiu yang
terbunuh, sebaliknya laporan tentang serangan hiu mungkin hanya satu atau dua
kali dalam sebulan atau beberapa bulan
Sumber
: Majalah BOBO Edisi 29 Tahun XLI Terbit Kamis, 24 Oktober 2013