Rabu, 06 November 2013

Ular Raja Kobra

Ular Raja Kobra

Raja Kobra

Nama Latin : Ophiophagus hannah

Anatomi :

Mulut : Tulang rahang kobra hanya berhubungan secara longgar, jadi rahang itu dapat di regangkan cukup lebar untuk menelan mangsa berukuran besar secara utuh.

Tudung :
Ulang ini mengembangkan tudungnya dengan melenturkan tulang iga didaerah lehernya.

Mata :
Seperti semua ular, Raja Kobra tidak mempunyai kelopak mata, jadi matanya tetap  terbuka dan waspada bahkan sewaktu ular ini tidur.

Taring :
Taring berongga tidak dapat di lipat, berada di bagian depan rahang atasnya. Panjang taring ini mencapai sekitar 1,25 cm lebih dari cukup untuk menusuk kulit ular lain.

Berhadapan langsung dengan ular Raja Kobra adalah pengalaman yang menakutkan. Mengangkat kepala dengan marah di atas kepalamu, raksasa beracun itu tidak segan-segan menyerang bila kamu tidak segera mundur. Setiap tahun, semakin banyak korban jatuh akibat taring raja kobra, karena semakin banyak hutan tempat tinggalnya dibabat untuk menjadi lahan pertanian. Jika jauh dari bantuan medis, hanya sedikit dari korban yang digigit mempunyai harapan hidup.

Kronologis jika terjadi serangan

Menanam benih di sebidang tanah yang baru di babat, seorang anak laki-laki yang bekerja sendirian mengangu ular Raja Kobra betina yang sedang manjaga sarangnya.Segera ular ini mengangkat kepalanya, mendesis dengan keras, melebarkan tudungnya dan bergoyang-goyang kekiri dan kekanan, untuk menilai jarak ke wajah anak laki-laki itu. Dilanda rasa takut yang laur biasa, ia berjalan terhuyung-huyung mundur kebelakang, namun Kobra itu bergerak mengikuti dia, maju beserta dengan gulungan badannya. Ketika ia berbalik untuk berlari, ular itu menyerang secepat kila, menyuntikkan racun dalam dosis mematikan, membuat anak laki-laki itu meninggal jauh dari rumah.

Data Kunci

Panjang : Sampai dengan 5,7m, namun rata-rata 3,5-4m
Berat   : 5-6Kg
Mangsa : terutama ular lain, termasuk ular beracun, dan beberapa kadal
Tipe Serangan : Gigitan tunggal
Racun : Racun saraf di suntikkan lewat taring, sangat mematikan kecuali dengan cepat diobati dengan antivenin
Rentang Hidup : Sekitar 20 tahun
Wilayah teritorial : Raja Kobra hidup di hutan daerah tropis dan subtropis, dan semak-semak yang lebat di seluruh anak benua India dan Asia Selatan serta, termasuk Cina Selatan dan Filiphina

Info Khusus :
- Ular kobra paling panjang tercatat sepanjang 5,5m ketika di tangkap di Malaysia pada tahun 1937. Ular ini dikirim kekebun binatang London, ular ini tumbuh menjadi 5,7m. Ketika Perang Dunia II pecah pada tahun 1939, penjaganya membunuh ular ini, karena khawatir ular ini akan lolos jika kebun binatang akan terkena bom.
- Raja Kobra kebal terhadap racun dari spesiesnya sendiri, jadi bila ular ini saling mengigit, racun itu tidak berpengaruh
- Seorang penjaga kebun pernah secara ceroboh menempatkan Raja Kobra dalam kurungan bermalam dengan enam ekor kobra yang lebih kecil. Keesokan paginya keenam ekor kobra yang lebih kecil tersebut telah habis di makan.

- Setelah makan besar, raja kobra dapat melewatkan waktu beberapa munggi tanpa berburu lagi.
Title: Ular Raja Kobra; Written by Unknown; Rating: 5 dari 5