Sabtu, 02 November 2013

Satanis ( Pemuja Setan )

Para pemuja Setab Jhonny dan Joe
600 km di pesisir california
 
               Dalam injil setan, laVey menolak prinsip agama terorganisir dan membatah 
semua tuhan yang Maha Kuasa. Di rumahnya, dia mendebat pemberdayaan diri
individual lewat pencarian diri dan penggunaan ritual. Dalam injil Satan Anton
LaVey 3 jenis ritual berbeda.Ritual Seks, Ritual kasih, Ritual penghancuran.
Masing-masing sesuai dengan emosi utama manusia.
 
John Browning 
ADJ. Professor America Studies and English Untversity of Buffalo
               Filosofi LaVey adalah tentang kebutuhan, kenginan, dan gairah bahkan LaVey
dan para satanis tidak percaya pada setan. 
 
Lisa Bitel, PHD
Professor History and Religion
University of Southern California
 
               Anton LaVey yakin manusia sebaik dan sekuat tuhan. Peran manusia di dunia adalah
membuat diri senang dan kuat
 
               Selama 1970-an dan 1980-an LaVey dan injil setannya menjadi simbol 
Satanisme meskipun gereja setan di kenal secara Ilegal sebagai organisasi
religius di Amerika serikat tak semua Satanis yang ada menjadi jemaat (orang
kristen yang berkumpul bersama unutuk menyembah Yesus Kristus).
 
Lisa Bitel, PHD
Professor History and Religion
University of Southern California
 
               Tak ada struktur pada Satanisme, tak ada organisasi satanis formal dan hirarkis.
Ada grup berbeda yang menyebut diri mereka Satanis, mereka mengejar filosofi
dan punya ritual berbeda.Jadi yang menghubungkan mereka adalah berita dan pertukaran
info di Web.
 
               Jhonny dan Joe bukan Jemaat Gereja Setan tapi menyebut diri sebagai praktisi
Satanis, keyakinan yang mereka pilih tetap di rahasiakan.
 
Jhonny 
          Saat mendalami satanisme saya harus menyembunyikan itu, orang tua saya
tak mau menerimanya, di sekolah saya, saya tidak bisa bilang 'Saya memuja setan'
 
Lisa Bitel, PHD
Professor History and Religion
University of Southern California
 
               Satanis merasa dianiaya apalagi di kota lebih kecil. Satanisme memiliki Stigma
seperti rangakaian stereotipe kejahatan terkait untuk mengatakan ' saya
satanis tapi bukan seperti dugaan anda.' orang tidak akan mempercayai anda,
ada terlalu banyak tradisi dan prasangka untuk di lawan.
 
Jhonny 
 
               Orang ingin percaya bahwa ada surga dan neraka, tapi semuanya buka hitam
dan putih tapi kelabu, tidak ada yang baik atau yang jahat seutuhnya ada sikap
baik dan jahat pada semua orang hal yang di ajarkan Satanisme adalah menjalani hidup
dan menjadi diri sendiri.
               Saat kecil saya merasa Tuhan memang ada, tetapi saat saya bertambah besar,
semuanya tak masuk akal. Saya buka injil dan membaca halaman pertama yang
betuliskan " Tuhan berkata, Jadilah terang." dan hal itu tak masuk akal dan
saya tahu itu jalan buntu, saya tahu hal itu bukan untuk saya. Saya membaca
injil Satanis dan semua tulisan Anton LaVey. Saya menemukan banyak filosofi
yang sudah saya pikirkan bahkan sejak kecil
 
               Hal utama Satanisme adalah perayaan individualitas, untuk sungguh menerima
prinsip Satanisme seseorang harus merasa bebas mengekspresikan hasrat diri.
 
Ibu Jhonny 
 
               Saya tak menganggap diri saya satanis atau umat kristen saya punya keyakinan
saya sendiri yang membuat saya bahagia, saya rasa jhonny memang orang luar.
Banyak orang tak merimanya karena keyakinan berbedanya dan mereka tak
mau habiskan waktu mengenalnya
 
               Karena dasar Satanisme kurang di pahami publik umum banyak orang menafsirkan
Satanis sebagai ancaman.
 
Lisa Bitel, PHD
Professor History and Religion
University of Southern California
 
               Pandangan reduktif paling populer tentang satanis mereka membenci umat kristen,
dunia, dan jahat ingin melakukan pembunuhan, perkosaan, kanibalisme dan semua
hal terburuk yang di bayangkan orang biasa.
 
Jhonny
 
               Saya merasa sangat di salah pahami, hanya karena botak orang akan
berteriak 'Skin Head' pada saya. karena mereka tah paham dan salah menilai
dari penampilan, warga kota ini sangat berpikiran sempit seperti orang yang ingin
tahu urusan orang lain, mereka menganggap anda lucu dan langsung curiga.
saya rasa orang takut pada saya karena mereka tidak mengerti, kadang lucu 
dan mengusik tapi itulah yang harus di hadapi.
               Orang takut pada hal yang tidak di ketahui, banyak yang tak tahu kami bukan
orang jahat, Bukan praktisi Satanis sejati yang menghargai diri lalu pergi memburu
kucing atau manusia itu tak bisa di terima, saya tak memikirkan itu. Apa yang
di tuduhkan media atau grup religius pada anggota kami, tak ada hal seperti itu dalam
hati Satanis
 
Lisa Bitel, PHD
Professor History and Religion
University of Southern California
 
               Ritual menguatkan individu, itu adalah aktivitas simbolis. Hanya dengan melakukan,
mendengar, dan merasakan yang membuat semua tindakan anda bertenaga.
 
Jhonny 
 
               Melakukan ritual penghancuran bukan mandat spesifik dari gereja, tapi dianggap
alat mempraktukan Satanis.
Pertama, anda coba atasi masalah tanpa mengambil buku mantera.
Hal yang dikatakan hukum Satan adalah "Jika sesuatu seperti itu tidak bisa di lakukan,
, dan masalah anda masih ada, hancurkan mereka.'
kutukan penghancuran di tujukan untuk penghancuran seseorang meskipun berarti
sekarat tidak ada sesal dalam tindakan.
Saya sering memakai sihir untuk balas dendam
"Terbuka lebarlah pintu neraka" kadang saat pikiran orang, anda tidak perlu membuang waktu
atau tenaga untuk mengutuknya, Anda bisa menaruh ide itu dalam benak mereka
dan melihat mereka menghancurkan diri-sendiri. Orang ini menyakitiku. Dia mencuri
dari kuta untuk membeli heroin
"Abaddonn, Adramalech, Aramon,"
               Dengan memanggil nama-nama setan, Joe menghubungkan energi gelap dalam dirinya. Saat orang melakukan ritual sebenarnya bukan memanggil iblis. Sihir itu seperti proyeksi, anda  ambil semua energi anda entah baik atau jahat menjadi satu fokus untuk membantu mewujudkan apa yang anda ingginkan. ‘Demi semua Dewa Neraka, aku minta semua yang aku ucapkan terjadi’, mereka fokuskan tenaga pada foto korban mereka,"saya gambar simbol penghancuran dan kematian, Kematian Baginya.”
 
               Ritual selesai dengan membakar semua bahan yang di gunakan, selalu bakar kertas anda setelah selesai membacanya, bukan di robek, atau di buang di tempat sampah, tapi
di bakar, menyingkirkan energinya.
               Aku merasa anda harus berbaur dan merasa seperti orang lain saat anda tak perlu begitu saya rasa dunia akan lebih baik jika semua orang saling memahami dan menjadi diri sendiri. Banyak orang yang tak anda duga adala satanis, orang biasa, bisa siapa saja.
 

Sumber : Taboo USA Secret Passion
 National Geographic Channel
 
Admin : SEA.Samuel


Title: Satanis ( Pemuja Setan ); Written by Unknown; Rating: 5 dari 5